Baru-baru ini, ditanyain seorang kawan. Saya sering belajar lewat telepon, kalo begitu bisa dinamakan elearning ya. Kan belajarnya online.

Beragam pemaknaan dari huruf “e” yang sering menyertai istilah “learning”. Elektronik learning memiliki arti yang kurang lebih sama dengan yang ada dalam istilah elektronik mail (email). Istilah elektronik disini diartikan sebagai media yang digunakan untuk penyampaian belajar yaitu internet.

Kalo begitu, kenapa tidak dinamakan internet learning saja?

Pada akhirnya, elearning akan mengalamai penyempitan makna menjadi internet learning. Pemanfaatan fasilitas elearning berbasis web yang ada sekarang ini tidak akan terlepas dari empat aktor utama yaitu : admin, student, dosen dan guest. Masing-masing aktor memiliki peran tersendiri yang dapat digambarkan menggunakan use case diagram sebagai berikut :

Dari diagram tersebut akan telihat jika aktifitas yang ada dalam suatu elearning adalah memasukkan informasi perkuliahan, data dosen, dan data mahasiswa. Mengisi materi perkuliahan oleh dosen. Melakukan aktifitas perkuliahan yang dilakukan oleh mahasiswa terkait. Melihat informasi umum yang bisa dilakukan oleh siapa saja pengakses sistem.

Lalu bagaimana dengan situs semisal ilmukomputer.com ?

Itu merupakan bentuk umum dari pemanfaatan elearning yang berisi berbagai literatur dunia teknologi informasi dengan banyak penulis.
Sejauh ini, pemerintah juga tengah menggarap kebijakan untuk memudahkan siapa saja yang ingin belajar yakni melalui jaringan pendidikan nasional ( Jardiknas ). Jaringan ini dikembangkan oleh Departemen Pendidikan Nasional yang menghubungkan antar institusi pendidikan se-indonesia.

Dengan begitu, sudah mengerti kan apa yang dimaksudkan dengan elearning..?

Semoga usaha pemerintah ini dapat berjalan lancar dengan dukungan berbagai pihak yang berkompeten. Terus kembangkan, manfaatkan internet untuk pendidikan.



5 Responses to “Membicarakan elearning dan implementasinya”  

  1. 1 ade

    Contoh elearning untuk PT:
    http://elearning.gunadarma.ac.id/
    Untuk bahan ajar:
    http://ocw.gunadarma.ac.id/
    Untuk paper:
    http://repository.gunadarma.ac.id/
    Contoh Virtual Class:
    http://v-class.gunadarma.ac.id

    Semoga bermanfaat

  2. 2 namain

    Wah, tanggapan komen terakhir tuh, menarik. Bgmn “merekayasa” supaya e-learning is fun learning…?
    .
    btw, AFAIK, e-learning enggak mesti internet lho Pak.
    .
    salam

    mungkin e-learning nya dibuatkayak FS ya pak :mrgrenn:
    bener. tapi saat ini terlanjut identik ma dunia internet. trus gimana yo cara mengakrabkan elearning ini? *mikir bareng-bareng :D

  3. 3 benykla

    hmmm….Jardiknas itu gimana e-booknya apa sudah sampai sasaran.
    Mbok nulis yang panjangan aja to mas sadat

    belum keknya. sosialisasi masih kurang. seperti yang mas bento bilang. penggunaan internet masih sebatas “fun” aja bagi kalangan siswa itu sendiri. nulis panjang? skripsi deh :D

  4. 4 Zulfi

    Jardiknas? Kl ndak salah yg pny inovasi terakhir penyediaan ebook mata pelajaran itu ya? Patut didukung nih.

    Tp,saya lbh mendukung lagi pemerataan infrastruktur akses internet di sekolah2.dan jg pengadaan buku2 murah, hbs buku pelajaran skg harganya selangit! Mana tiap tahun gonta-ganti kurikulum lagi. Jdnya,buku bekas hampir ga bisa digunakn lagi.

    memang kenapa ya pak. ko kurikulum digonta ganti. kalo kurikulum di update sama gak ya pak sama gonta ganti kurikulum?

  5. 5 benykla

    hehe…melok juga to?
    wah…comment ah tapi tulisanku durung takposting..
    comment balik yen wis yow

    ho’oh. tinggal kopipas seko s**p**i :D kan temanya yo iki


Leave a Reply