Dibalik Sebuah Bencana [ Tragedi Situ Gintung & Banjir Tanah Datar ]
Hampir sepekan sudah, musibah jebolnya tanggul Situ Gintung Tangerang berlalu. Musibah yang diebut media sebagai “tsunami kecil”. Lebih dari seratus jiwa menemui ajalnya dalam peristiwa ini. Mereka hanyut, tenggelam terbawa arus. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Belum lagi usai pemberitaan dari situ gintung, musibah berupa banjir bandang melanda Kabupaten Tanah Datar Sumatra Barat. Kerugian harta benda, hilangnya rumah warga dan kehilangan anggota keluarga menjadikan peristiwa tersebut sebagai peristiwa yang memilukan. Bagaimana tidak, musibah ini musibah yang kesekian kalinya, silih berganti menimpa bangsa ini. Musibah seakan sudah bukan menjadi hal yang aneh lagi bagi bangsa Indonesia yang kebetulan terletak di daerah tropis. Daerah yang sering dikatakan sebagai daerah rawan bencana.
Bencana alam adalah salah satu dari berbagai jenis musibah yang menimpa umat manusia. Bencana alam, baik yang berupa gempa, banjir, badai dan lainnya telah Allah ta’ala ciptakan sebagai cobaan atau adzab bagi umat manusia. Bencana banjir, gempa hebat dan lainnya tetap muncul sebagai rentetan peristiwa hidup dalam sejarah kaum Muslimin.
Kita sebagai kaum yang beriman, melihat musibah tersebut sebagai suatu Cobaan. Sebagian meyebutnya dengan “bala” yang berasal dari kata “ibtalaa” yang bermakna menguji atau mencoba. Bala atau cobaan adalah sejenis ujian yang diberikan oleh Allah ta’ala kepada Hamba-Nya untuk menguji tingkat keimanan mereka. Wujudnya bisa berupa kesusahan ataupun kesenangan. Bisa berupa petaka atau karunia.
Sebuah pepatah arab juga menyebutkan :
“bil balaa i yukramul mar u aw yuhaa nu”
Hanya dengan ujian, seorang akan diberi predikat sebagai orang yang mulia atau orang yang hina.
Seorang muslim dengan imannya boleh diibaratkan seperti sebongkah emas murni. Ia mampu menempatkan dirinya dengan nyaman jika suatu ketika harus berhadapan dengan aneka cobaan yang bagaimanapun wujudnya. Keimanan seorang mukmin membuat dera musibah dan hantaman bencana tak ubahnya elusan di pipi datau sapaan manja seorang anak kecil.
Dengan modal syukur dan tabah, cobaan terlihat indah di matanya. Cobaan dipandang sebagai sebuah pengalaman. Tahu artinya pahit, mengerti artinya manis, merasakan pahit getir dan asam garam kehidupan, menjadi jaminan bahwa seorang mukmin telah lulus ujian.
Sabagai kaum muslimin, kita tidak bisa menutup mata. Selain sebagai cobaan musibah yang terjadi bisa juga Allah ‘azza wa jalla turunkan sebagai azab di dunia. Kadang, terasa sulit bagi kita menarik benang merah untuk membedakan antara cobaan dan adzab. Keduanya berbeda secara nyata, namun secara sederhana dapat dikatakan : Ketika seseorang bersenang-senang, ia berada dalam ujian dan cobaan. Ketika bencana datang menerpa, ia sebenarnya juga sedang mendapatkan cobaan. Namun, jika seseorang bersenang-senang, berfoya-foya, tanpa pernah menyadari ia sedang duji Allah azza wa jalla, malah dengan nekad menabrak aturan-aturan Allah ta’ala, tidak mempedulikan hal-hal yang haram. Lalu, bencanapun datang. Tak ragu lagi, kalau bencana itu adzab baginya. Adzab diberikan ketika manusia telah tenggelam dalam buaian dunia, hidup hanya untuk bersenang-senang, melumuri hidup dengan kemaksiatan bahkan kekafiran.
Sebagaimana firman Allah ta’ala yang artinya :
“Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka, sehingga apabila mereka gembira dengan apa yng telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.” (QS. Al-An’am : 44 )
Musibah yang kerap melanda ini adalah sebuah ketetapan-ketetapan Allah azza wa jalla yang harus diterima dengan kesabaran. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang artinya : “Allah azza wa jalla kagum terhadap perkara kaum Muslimin. Sesungguhnya seluruh perkara mereka adalah baik. Jika mendapat nikmat maka dia bersyukur, sehingga itu baik baginya. Jika ditimpa musibah, maka dia bersabar, sehingga itu menjadi baik baginya.”
Selanjutnya, selayaknya kita sebagai seorang muslim untuk memohon ampunan atas segala dosa dan bersungguh-sungguh memohon supaya Allah ‘azza wa jalla menghilangkan musibah-musibah yang menimpa bangsa ini. Wallahu a’lam.
=================================================
rujukan : Tersenyumlah ! Bersyukur di Balik Musibah, Pustaka at-Tazkia, hal : 77-79
Gambar saya ambil dari sini
Filed under: Perlu Kita Tahu | 9 Komentar
Tag:adzab, banjir, bencana alam, bersyukur, Kabupaten Tanah Datar, kemaksiatan, kesabaran, musibah, muslim, sabar, situ gintung, Sumatra Barat, tanah longsor, tangerang, ujian
-
Bismillah...
Selamat datang di blog milik Musadat "Sadat ar Rayyan". Untuk melihat Profile saya bisa dilihat [disini]. Untuk melihat posting artikel terdahulu saya bisa dilihat [disini]. Untuk Melihat link situs Islam bisa dilihat [disini]. Selamat menikmati hidangan sederhana ini. Tinggalin komentar ya :) Jazakumullahu khairan.^^

Blog ini dapat juga diakses melalui : http://musadat.co.cc
Bagi teman-teman yang ingin mengetahui informasi kajian Islam di Purworejo, bisa dilihat [disini]
Bagi teman-teman siswa didik Bina Sarana Informatika Kampus Purworejo, bisa mengunjungi [halaman ini] untuk download materi perkuliahan.
-
Page Viewed
- 530,903 kali.
Arsip
Kategori Postingan
Muslim
Majelis Ta’lim Al Atsari Purworejo- Tabligh Umum dan Kajian Ilmiyah : MENGENAL KEUTAMAAN DAN KEISTIMEWAAN SAHABAT NABI (Purworejo, 20 Mei 2012)
- Pengajian Umum : “SEORANG MUKMIN IBARAT POHON KURMA” ( Purworejo, 6 Mei 2012 )
- Pengajian Umum : KEUTAMAAN MEMAKMURKAN MASJID ( Purworejo, 29 April 2012 )
- Pengajian Umum : KARAKTERISTIK MANHAJ AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH ( Purworejo, 18 Maret 2012 )
- Kajian Umum : Mengapa Memilih Manhaj Ahlussunnah Wal Jamaah ( Purworejo, 15 Januari 2012 )
Me on Blogspot- Lowongan Kerja BUMN : PT. Kereta Api Indonesia ( PT. KAI ) untuk Lulusan SLTA
- Lowongan Tenaga Kontrak Penyuluh Perikanan Kementrian Kelautan dan Perikanan ( Exp. 6 Januari 2012 )
- Lowongan Kerja BUMN : PT. PLN
- Lowongan Kerja BUMN : PT. PGN ( Exp. 28 September 2011 )
- Lowongan Kerja BUMN : PTPN VII ( exp. 30 September 2011 )
-
Kata Penonton
queen on Tutorial Rational Rose Produksi Perakitan e… on HTML rian on Instalasi Moodle desain rumah minimal… on Kalender 2012 ( lengkap dengan… Rian Fitriandana on Pria mendapatkan Bidadari di S… Catatan di Twitter
- analisis good dr IPW RT @suaramerdeka: IPW Desak Polri Keluarkan Larangan Konser Lady Gaga dlvr.it/1d79Jp 8 hours ago
- hai tetangga.. xixixi RT @endahtitiwigati: Rumah uda bersih uda wangi jg 8 hours ago
- Pagi2 dah dibuatin mix raw jus (wortel tomat brokoli lemon) @tulusarum instagr.am/p/LHEk1aGQqE/ 10 hours ago
- Perkenalkan.. Petaranganku at BCP instagr.am/p/LFpAu4GQmF/ 1 day ago
- Alhamdulillah mencukupi.. Smg tidak ada yg tak berkenan.. instagr.am/p/LFdDSLGQiy/ 1 day ago
- Kl ini puding sutrajeruk madein @tulusarum jg. Cm ga fokus kburu tamuny dateng.n instagr.am/p/LFcTjxGQiu/ 1 day ago
- Martabak isi tahu ayam made in @tulusarum instagr.am/p/LFbseKGQil/ 1 day ago
- Kweeku pa jambu coba tebak.. instagr.am/p/LE6nqZmQo_/ 1 day ago
- Update Antivirus
AVG 8.0 Free | Avira Antivir | Norton Anti Virus | McAfee | NOD32 |
Link Google
Email | Reader | Translate | Analytic | Trends | Insight | AdWord| Webmaster Tools | Wave
BlogrollBlog Teman-Teman>> Abu Hasan
>> Abu Mushlih
>> Abu Muhammad
>> Abduh
>> Armudha
>> Beny Halfina
>> Dwi Heriyanto
>> Fikri Faris
>> Hada Arkanda
>> Ichsan Mufti
>> Kang Aswad
>> MPR
>> Wildan Salim
>> Yaufani Adam
>> Yodama
>> Yusuf
>> Arif Nurrahman
>> Abu Aufa
>> Abu Huwaidah
>> Abu Fauzi Altoari
>> Abrari
>> Arya Bayu
>> Bayu Abd
>> Didit Fitriawan
>> Eko Priyo
>> Ghaniarasyid
>> Gostav Adam
>> Kaspo
>> Mas Fathoni
>> Muwahidin Firdaus
>> Parfum Zafa
>> Red Annunaki
>> Rismaka
>> Rumah Ilmu
>> Tejo ITS
>> Tri Wahyudi
>>Bu Afra
>>Bu Arum Melati
>>Bu Ara
>>Bu Asri Anggraini
>>Bu Awis
>>Bu Dida
>>Bu Dennisa Maria
>>Bu Dilla
>>Bu Fitri Alifah
>>Bu Fathy
>>Bu Febri
>>Bu Hikmah
>>Bu Gusti
>>Bu Lyla
>>Bu Mahfuzhoh
>>Bu Mutiah
>>Bu Nurulaeni
>>Bu Novi Sunflo
>>Bu Putri Chairina
>>Bu Ria Areeavicenna
>>Bu Rayyan
>>Bu Rini
>>Bu Rima
>>Bu Rousta
>>Bu Riri Saptari
>>Bu TenriPemrograman Web>>CSS Easy
>>PHP Buddy
>>PHP Everyday
>>PHP Indo
>>HTML.Net
>>HTMLQuick
>>DHTML Goodies >>W3SchoolsContent Management System>>Drupal Indo
>>Joomla Indo
>>Theme Gratis
Desain Grafis>>Bubu
>>Orange
>>Rancang Grafis
>>Tutorial Desain Web
>>Web Desain.orgLinuX>>Baliwae
>>Debian Indo
>>Distrowatch
>>Ubuntu Indo
>>Infolinux
>>Kluwek
>>KPLI Jogja
>>Linux Indo
>>Linuxindo
>>OSC UGM
>>Wiki UbuntuLink Lain>>Acer Elearning
>>Blog Guru Fisika
>>BWMeter
>>BoTD
>>Ebta Setiawan
>>Gecko
>>Ilmu Komputer
>>Ilmu Photoshop
>>Ilmu Website
>>Info Software
>>Maseko
>>Pak Romi
>>Putra Galuh
>>Repo ITS
>>Repo UGM
>>Repo UI
>>Video Belajar
>>Waralaba
>>Wikipedia Turut Mendukung









ambi aje hikmahnye, semua musibah pasti ada sebabnye
(optmalkan traffic kunjungan web anda) http://idequ.wordpress.com/
kapan sich indonesia maju klo pemerintahanya kayak pupuk bawang gini.mending gg sah pakek janji2 gg jelas gt.
dah suka korupsi,di tmbah pemerintahan yang gg pernah liat bawah’a .
smua’a goblok.
asstaqfiruallahaladhim…!!
mup,keblabasn.
ahhhhhhhhhhhhhhhhhh.
)
smua’a **** ( dari admin : ma’af, saya sensor ya
ya allah….semoga semua keluarga korban diberi kesabaran,ketabahan,dan kekuatan untuk menghadapi semua masalah….
nais artikel gan…
Subhanallah……..tulisan yg menyirit hati
Ya..Allah….berikan kekuatan lahir dan batin bagi para korban situ gintung…berikan mereka ketabahan…..dan smoga cepat mendapatkan tempat tinggal yg baru dan layak…Amin…