Sulitnya Mendapatkan Selembar Tiket Kereta Api

28Jul11

Kebijakan PT. KAI untuk menjual tiket arus mudik dan balik Lebaran tahun ini dari H-40 sebelum hari keberangkatan memang terasa lebih memudahkan. Pengantre tiket dapat memesan jauh-jauh hari diluar bulan Ramadhan. Kebijakan ini salah satu tujuaanya mungkin agar pengantre tidak bersusah payah antre di waktu bulan puasa.

Tiket KA Sawunggalih

Mulai 16 Juli 2011, tiket kereta sudah bisa dipesan untuk kelas eksekutif dan bisnis. Melihat-lihat kabar, kalau tiket langsung ludes terjual hanya dalam waktu kurang dari 1 jam. Terutama untuk kelas bisnis. Weleh…

Tiket untuk sebelum lebaran sudah ludes. Kini pengantre berburu lagi untuk tiket arus balik. Kali ini saya ikut ngantre di stasiun Purworejo ( stasiun yang tidak dioperasikan untuk saat ini, dan hanya melayani penjualan tiket ). Ini dia wajah stasiun Purworejo :

Stasiun Purworejo

Ngantri pertama di hari Selasa 26 Juli 2011. Ngantre untuk keberangkatan tanggal 4 September. Mungkin inilah puncak arus balik. Saya datang ke stasiun jam 5. Walhasil antrean kira-kira dah diurutan 35an. Pesimis dapet. Ternyata benar. Tiket kelas bisnis untuk kereta Sawunggalih sudah habis. Tinggal tiket kereta Taksaka yang harganya Rp. 550.000 ( jauh dari jangkauan kantong ).

Ngantri kedua di hari Rabu 27 Juli 2011. Datang jam 04.30 dan dapet di urutan 10. Mbatin : “kalo pembagian tiket fair, ini pasti dapet”. makin lama antre kenapa urutan antrean makin nambah. dari 10 menjadi 14. Belum lagi 2 orang didepan sendiri kelihatan mencurigakan, dan menambha teman-temannya yang datang belakangan. ITU CALOO … hahh..sudah diboking dulu tempat2 didepan sama calo. JENGKEL !!! :hammer

Loket buka, dan ndak sampai 10 menit tiket kelas bisnis kereta Sawunggalih sudah HABIS. Apa apaan ini PT. KAI.

Catatan untuk PT. KAI :
1. Seberapa cepatkah peng-entry data memasukkan nama untuk penumpang ? Bolehlah setiap stasiun memang membuka pemesanan online pada saat itu. Tapi apakah wajar, jika dalam waktu 10 menit sudah habis ? Sedangkan kapasitas yang ditawarkan 6 gerbong ( 1 gerbong sekitar 64 tempat duduk ).
2. Mana keseriusan PT. KAI untuk memberantas praktek Calo?? Coba liat di Stasiun Kutoarjo. Begitu sampai di parkiran stasiun pasti calo-calo sudah nawarin tiketnya.
3. Ada bonus Rp. 500.000 untuk penangkap calo ( kompas.com ). Efek jera apa buat para calo nanti jika ditangkap, baik calo “dalam” atau calo luar??

Bukan hanya saya, pengguna jasa kereta api pasti juga merasakan judek/jengah/jengkel dengan layanan tiket online PT. KAI. Semoga PT. KAI mengevaluasi kembali sistem pertiketan online, praktek calo dan pelayanan kereta api.



3 Responses to “Sulitnya Mendapatkan Selembar Tiket Kereta Api”

  1. 1 gamer

    Pernah mengalami hal yang sama mas, di loket sudah ditempel pengumuman tiket habis. Tapi di calo masih pegang ratusan tiket, dengan selisih harga 50.000. Calo tidak akan hilang selama orang dalam masih ikut berperan, maklum masuk jadi pegawai PJKA-nya juga lewat calo…

  2. 2 akatsuci

    mungkin pada tiketnya dicetak nama penumpangnya, sehingga calo tidak bisa dilakukan,

  3. 3 Asop

    Kalau sudah begini, bingung juga mau menyalahkan siapa… :|


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 579 pengikut lainnya.